Sesungguhnya tidak logis, alasan dibalik pembantaian penganut ideologi
Komunis di Indonesia karena faktanya, korban yang dibunuh sebagian besar
tidak terlibat sama sekali dalam Gerakan 30 September 1965. Beberapa
pertanyaan besar mulai muncul, "Mengapa begitu mudahnya mereka yang
terlibat membunuh orang-orang yang selama ini ia kenal dengan baik,
santun, beragama, yang hanya terduga penganut PKI yang dibunuh secara
keji seperti binatang? Dimana keadilan bagi yang tertuduh? Dimana negara
saat yang miskin terduga dan mati? Dimana negara yang seharusnya menjadi pelindung? Alfakah disini?
Dan para keluarga korban hanya bisa diam saat ini. Terus diam dan berharap peristiwa keji itu tidak pernah terjadi.
Tapi kini, SENYAP berbicara dengan sedikit suara. Yang membuat kami mengerti dan telah mengungkapkan kekeliruan sejarah yang disampaikan guru SD kami tempo hari.
Pembantaian itu adalah sejarah suram yang harus diungkap, bukan dengan diam. Melainkan diamati dan sebagai pembelajaran untuk masa yang akan datang agar kami tidak salah menilai sejarah bangsanya sendiri.
Batam, 23 Januari 2015
By. Tjahya Ningsih
Kelas, XII IPS 4
Dan para keluarga korban hanya bisa diam saat ini. Terus diam dan berharap peristiwa keji itu tidak pernah terjadi.
Tapi kini, SENYAP berbicara dengan sedikit suara. Yang membuat kami mengerti dan telah mengungkapkan kekeliruan sejarah yang disampaikan guru SD kami tempo hari.
Pembantaian itu adalah sejarah suram yang harus diungkap, bukan dengan diam. Melainkan diamati dan sebagai pembelajaran untuk masa yang akan datang agar kami tidak salah menilai sejarah bangsanya sendiri.
Batam, 23 Januari 2015
By. Tjahya Ningsih
Kelas, XII IPS 4

Tidak ada komentar:
Posting Komentar